Pengalaman Pertama Mengajar di SD Filial

Beberapa hari yang lalu, Kelas Inspirasi Lombok menyajikan kesempatan untuk menjadi pengajar dalam kegiatan Hari Inspirasi. Pengalaman pertama karena selama ini seringnya sebagai orang di balik layar..

Diriku di tempatkan di SD Filial 3 Sambik Elen. Sebuah SD yang lokasinya terbilang ‘pojok’ di daerah Sambik Elen. Mungkin tanpa terlibat dalam KI, diriku masihlah buta akan istilah ‘Filial’ yang mana merupakan istilah untuk ‘sekolah jarak jauh’ atau yang ku pahami sebagai ‘cabang dari sekolah utama’. Dari sini ku sadari, kacamataku masihlah sesempit itu.

Perjalanan menuju Sambik Elen mempertemukanku dengan relawan-relawan menarik. Beberapa di antaranya adalah teman seperentalan. Berbekal kesamaan nasib tidak memiliki tumpangan, diriku dan lima orang lainnya disatukan dalam Avanza hitam yang dikemudikan oleh KoDen, alias Koko Denny. Kami hampir saja (atau justru sudah?) membentuk sebuah grup dance karena nama-nama kami yang mirip dengan nama anggota kelompok idol asal Korea Selatan, Blackpink. Ada diriku, kak Zeni, Kak Rosyidah, kak Tita (yang diniatkan menjadi sosok Jisoo), kak Yuli (yang mengikrarkan diri jadi manajer), dan kak Sinta (yang merupakan nama samaran dan mengikhlaskan nama Satria-nya dileburkan demi keselarasan kefemininan dalam grup).

Hal yang sering ku tanyakan ke para relawan ini adalah, “Berapa kali ikut KI?”. Banyak dari mereka menjawab bukan kali pertama. Sayang sekali, yang luput ku tanyakan adalah mengapa mereka tertarik terlibat berkali-kali dalam kegiatan serupa. Jawabannya justru ku dapatkan dari pengalaman menjadi relawan pengajar itu sendiri.

Kegiatan Hari Inspirasi rupanya tidak hanya membagi peluang kepada anak-anak tentang berbagai profesi, namun juga melihat masyarakat dari perspektif anak sekolah dasar. Bagaimana mereka dengan terbukanya melihat, mengikuti, berpartisipasi, dan berbagi apa yang mereka lakoni dalam kehidupannya sehari-hari. Tatapan polos nan penasaran yang terpancar. Gerakan malu-malu serta patuh yang ditunjukan. Semua ini erat kaitannya dengan serba-serbi kehidupan sekolah dasar. Penuh tantangan dan menyenangkan secara bersamaan.

Sasaran sekolah di hari Inspirasi acap kali adalah yang tertinggal. SD Filial 3 Sambik Elen merupakan salah satunya. Beberapa ruang kelas mungkin punya keramik, namun beberapa ruang kelas justru kekurangan. Syukur-syukur tidak berlantai tanah, namun tentu berharap kiranya ada perpustakaan. Lebih-lebih tambahan guru. Walau demikian, mungkin bagi anak-anak dan orang tua sekitar, SD Filial 3 Sambik Elen adalah asa dari akses yang terbatas.

Gambar bercerita yang diriku tampilkan ini merupakan mahakarya tim dokumentator Kelas Inspirasi Lombok 7. Terima kasih atas sumbangsih sebagai juru tangkap momentum.

Alhamdulillah dan terima kasih untuk semua orang inspiratif yang diriku temui di penghujung Januari. Semoga lekas bertemu kembali 🙌

@lisaalparadi
Relawan Pengajar – SD Filial Sambik Elen

Leave a Reply

Your email address will not be published.